Perhatikan 5 Hal Ini Saat Membeli Rumah Seken

Keinginan untuk membeli rumah bekas atau seken dengan tampilan luar yang masih tampak bagus harus dibarengi dengan kesiapan untuk melakukan perbaikan jika ada bagian tertentu yang tidak sesuai selera Anda.

Beberapa masalah kemungkinan akan muncul ketika Anda memeriksa secara detail semua bagian rumah. Maka dari itu, pertimbangkan terlebih dahulu sebelum Anda melakukan kesepakatan untuk membeli rumah tersebut. Adanya bagian rumah yang bermasalah bukan berarti Anda tidak jadi membelinya. Justru hal itu bisa membantu Anda mendapatkan ide yang lebih baik untuk memperbaiki dan mengubahnya sesuai keinginan sendiri. Rumah merupakan salah satu investasi besar dan Anda harus memastikan segala hal bahwa keberadaan rumah itu adalah impian Anda yang menjadi kenyataan.

Rumah Seken




Berikut ini beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum membeli rumah seken yang di kutip dari Freshome.com :

1. Atap
Hal pertama yang perlu Anda ketahui tentang rumah bekas adalah usia dan kondisi atap. Penjual ataupun perantara harus memberi tahu Anda mengenai kondisi yang sebenarnya. Pemeriksaan secara langsung dapat dilakukan tanpa perlu naik ke atap, bisa dengan berjalan mengelilingi rumah itu. Carilah bagian luar rumah yang rusak, hilang, berkarat, berlumut, tidak pada tempatnya, atau ada kotoran.

Atap yang rusak bisa berdampak serius pada interior dan eksterior rumah. Jika Anda khawatir akan hal itu, beri tahu makelar atau si penjual rumah sehingga Anda dapat mendiskusikan mengenai harga jual rumah itu.

2. Pemanas dan pendingin ruangan
Keberadaan pendingin ruangan (air conditioner/AC) dan pemanas ruangan di suatu rumah dianggap cukup penting saat ini. Jika alat itu sudah tersedia di rumah yang dijual, pastikan Anda memeriksanya untuk mengetahui apakah sistem peralatan itu berfungsi dengan baik. Tanyakan usia peralatan itu, coba hidupkan dan matikan untuk mengetahui kinerjanya.

Cek semua komponennya, misalnya saluran dan filter udara. Periksa juga bagian luar atau blower-nya. Dengarkan bunyi mesinnya saat bekerja.

Selain itu, cari tahu apakah ada karat dan kotoran di situ. Jika Anda merasa puas dengan kinerjanya, coba bandingkan dengan uji coba yang dilakukan oleh teknisi untuk memastikan bahwa peralatan itu benar-benar masih baik kondisi dan performanya. Dengan demikian, jika ada komponen yang rusak dan perlu diganti, Anda bisa melakukan negosiasi dengan pemilik rumah lama agar ada penyesuaian harga rumah yang hendak dijual itu.

3. Peralatan terkait air
Beberapa cara untuk mengecek kerusakan yang berhubungan dengan air yaitu di bagian langit-langit rumah. Coba perhatikan apakah ada bekas noda air akibat atap yang bocor. Periksa juga di bagian bawah wastafel, baik yang di dapur maupun kamar mandi. Tes juga semua keran dan shower bisa berfungsi dengan baik atau tidak.

Jika ada ruang bawah tanah, garasi, atau ruang penyimpanan, perhatikan pula apakah ada pompa air yang pernah mengalami kebanjiran. Ini menjadi salah satu petunjuk mengenai sistem drainase air di rumah itu dan sekitarnya, serta bagaimana potensi dan kemungkinan terkena banjir di masa depan.

4. Fondasi
Jika Anda serius membeli suatu rumah bekas, pastikan untuk memeriksa fondasinya. Coba kelilingi bagian luarnya. Bila ada ruang bawah tanah, masuklah ke dalamnya. Perhatikan secara cermat kalau ada retakan atau indikasi lain yang berhubungan dengan kekuatan fondasi rumah.

5. Peralatan rumah tangga dan sistem kelistrikan
Jangan biarkan perbaikan yang membuat rumah terlihat lebih indah membuat bisa mengalihkan perhatian Anda dari masalah yang bisa muncul di kemudian hari, termasuk di dapur yang baru direnovasi. Cek dan uji coba semua peralatan untuk memastikan kinerja mereka dalam kondisi yang baik. Sebagai contoh, nyalakan kompor, jalankan mesin cuci, dan lihat bagian dalam kulkas. Periksa juga sekring listrik, apakah fungsinya untuk mengalirkan dan memutus arus listrik bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya atau tidak.

Post a Comment

0 Comments